Mencium pasangan dapat menghilangkan stres, demikian hasil penelitian oleh profesor ilmu komunikasi Arizona State, Amerika, Kory Floyd, PhD.
Kory, yang mendalami afeksi, telah melakukan serangkaian penelitian terhadap 50 pasangan. Semua pasangan dikumpulkan dan Kory mencatat tingkat stres mereka.
Setelah dicatat, sebagian diharuskan mencium pasangan mereka lebih lama dan lebih sering. Setelah enam minggu, ditemukan bahwa pasangan yang lebih sering mencium, tingkat stresnya menurun.
"Berciuman menaikan level hormon oksitosin, yang menurunkan stres pada tubuh," kata Kory dilansir dari majalah Good Housekeeping.
"Ketika pasangan saling berciuman, mereka akan saling memperhatikan, dan fokus pada pasangan saja, tidak lagi memikirkan hal-hal lain di luar itu. Hal ini membuat mereka punya pemikiran positif," begitu penjelasan Kory.
Menurut Kory, "Mengekspresikan cinta membawa efek posistif pada tubuh, dan bisa meningkatkan mood."
Nah, jika suatu ketika Anda merasa jenuh melihat daftar panjang pekerjaan, atau merasa lelah lahir batin karena harus mengurus rumah tanpa henti, coba cari pasangan Anda. Cium ia sepenuh hati. Rasakan keajaiban ciuman.
Artikel Terkait:
Artikel
- Tujuh Tanda Playboy Sejati
- Kelamaan Duduk Bikin Darah Membeku
- 3 Hal Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Celana Jeans
- Jangan Campurkan Susu dengan Teh
- Pentingnya Komunikasi Saat Berhubungan Intim
- Minuman Manis Jadi Penyebab Epidemi Kegemukan
- Jangan Mengatur Keuangan dengan Cara Ini
- Seks yang Rutin Percantik Wajah
- 10 Sumber Vitamin C Selain Jeruk
0 komentar:
Posting Komentar