Tampilkan postingan dengan label Liverpool. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liverpool. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Agustus 2012

Suarez Perpanjang Kontrak dengan Liverpool


Spekulasi masa depan penyerang Luis Suarez bersama Liverpool sedikit menemui titik terang. Penyerang asal Uruguay itu dikabarkan telah meneken kontrak jangka panjangnya bersama "The Reds".

Suarez sejak Selasa (7/8/2012) telah kembali ke pemusatan latihan Liverpool di Melwood, setelah membela Uruguay di Olimpiade 2012. Perpanjangan kontrak itu ditengarai dilakukan satu hari setelah dirinya mengikuti latihan bersama pelatih baru Liverpool, Brendan Rodgers.

Kubu Liverpool sebenarnya belum melakukan pengumuman resmi perpanjangan kontrak ini. Namun, acara televisi Liverpool yang disiarkan hari ini pukul 14.00 waktu setempat, secara tidak sengaja menyiarkan proses tersebut.

"Liverpool hari ini mengkonfirmasi Luis Suarez telah menandatangani kontrak jangka panjang bersama klub," demikian pernyataan yang keluar dalam siaran televisi tersebut.

"Pemain Uruguay ini telah berkomitmen untuk masa depannya dengan menandatangani kesepakatan pada Selasa sore. Setelah keikutsertaannya di Olimpiade bersama Uruguay, Suarez kembali ke Melwood..."

Setelah ucapan tersebut, kemudian siaran televisi dihentikan. Selang beberapa detik kemudian, muncul tulisan yang menyatakan permintaan maaf atas kesalahan sementara.

Suarez beberapa waktu lalu memang santer diberitakan media Inggris akan hengkang dari Anfield. Isu ini muncul berkaitan dengan perseteruannya dengan bek Manchester United, Patrice Evra, soal kasus rasialisme.
Kontrak Suarez baru akan berakhir pada 2016, setelah didatangkan dari Ajax Amsterdam pada 2011. Hingga saat ini, pemain berusia 25 tahun itu mencetak 15 gol dari total 45 penampilannya bersama Liverpool.

Senin, 06 Agustus 2012

Liverpool Pertimbangkan Lepas Agger


Klub Merseyside, Liverpool, mempertimbangkan langkah untuk melepas Daniel Agger. Apa alasan "The Reds"? Ke mana tujuan Agger selanjutnya?

Dana segar hasil penjualan bek Denmark itu akan dipergunakan Liverpool untuk memboyong pemain lain.

Peminat Agger masih Manchester City. Seperti diberitakan Sky Sports, Senin (6/8/2012), pekan lalu dua pinangan "Manchester Biru" sudah ditolak manajemen Liverpool. Namun, City masih tak menyerah. Keinginan Roberto Mancini yang membuat manajemen "The Citizens" segera melayangkan pinangan ketiganya, untuk memboyong Agger ke Etihad.

Barcelona turut memantau perkembangan negosiasi itu, apalagi setelah pria berusia 27 tahun tersebut enggan meneken perpanjangan kontrak dengan kubu Anfield.

Kabar hengkangnya Agger muncul setelah namanya tak tertera dalam skuad Liverpool ketika bertandang ke markas FC Gomel, tim gurem lawan mereka di babak kualifikasi Liga Europa.

"Si Merah" sendiri tak ingin melepas bek andalannya di bawah nilai 20 juta pounds (sekitar Rp 300 miliar). Jika City mau menggelontorkan dana sebanyak itu, Pelatih Brendan Rodgers segera merilis daftar bek pengganti yang diinginkannya.

Minggu, 05 Agustus 2012

Rodgers: Lupakan Kasus Rasial, Suarez!


Pelatih Liverpool, Brendan Rodgers, cukup serius mempersiapkan skuadnya menjelang bergulirnya Premier League. Selain berencana memperkuat skuadnya dengan pemain baru, ia juga ingin agar mental seluruh anak asuhnya siap menyambut musim depan. 

Salah satu pemain yang disoroti Rodgers adalah Luis Suarez. Maklum saja, pemain asal Uruguay itu pernah mendapatkan sanksi larangan bertanding selama delapan laga, karena terbukti bersalah melakukan pelecehan berbau rasis terhadap bek Manchester United (MU), Patrice Evra.

Bahkan, karena tindakannya itu, Suarez kembali mendapat ejekan dari penonton, ketika membela negaranya melawan Britania Raya Inggris dalam Olimpiade 2012 di London beberapa waktu lalu. Rodgers lantas berharap agar Suarez dan publik sepak bola Inggris melupakan kasus tersebut.

"Luis (Suarez) memang masih sedikit merasakan ketidakadilan mengenai masalah musim lalu, tetapi bagi saya, kami harus tetap beranjak di musim depan," ungkap Rodgers seperti dilansir Skysport.

"Kami memang harus terus melaju, apa yang sudah terjadi, biarkanlah hal itu berlalu. Kami sekarang hanya ingin memenangkan pertandingan dan terus melakukan yang terbaik untuk klub ini," katanya lagi.

Terkait dengan penampilan Suarez dalam Olimpiade, Rodgers mengaku senang. Pasalnya, melihat penampilan Suarez bersama Uruguay, Rodgers yakin mantan pemain Ajax tersebut akan mampu bangkit pada musim depan.

"Dia akan libur dalam beberapa hari ke depan dan akan kembali bergabung bersama kami di akhir minggu ini. Dia telah bermain di sejumlah laga, maka kondisinya pasti sudah terbiasa, bahkan bisa lebih kuat lagi. Saya sangat menantikan untuk bekerja sama dengannya," harap Rodgers.

Minggu, 29 Juli 2012

Rodgers: Liverpool Tak Akan Melepas Carroll


Masa depan Andy Carroll terus saja dispekulasikan belakangan. Terkait hal itu manajer The Reds, Brendan Rodgers, menegaskan tak akan melepas striker 23 tahun itu.

Penampilan yang belum jua bersinar dan penilaian jika Carroll tak bakal cocok dengan skema permainan Rodgers, adalah sebab mengapa Carroll terus saja diisukan akan hengkang dari Anfield.

Tersebut eks klub Carroll, Newcastle United, berniat membawa pulang eks pemainnya itu plus kini muncul peminat baru yakni West Ham United, yang serius meminati Carroll.

Chairman Liverpool, Tom Werner, sudah menyerahkan keputusan soal masa depan Carroll kepada Rodgers. Dan kini manajer asal Irlandia Utara itu sudah menegaskan jika ia belum menerima tawaran dari mana pun untuk pemainnya itu.

"Saya belum mengetahui apapun soal itu. Lebih jelasnya saya akan tahu begitu kami kembali (ke Liverpool)," tukas Rodgers seperti dilansir Sportinglife.

Lebih lanjut Rodgers juga menegaskan jika ia tak akan melepas pemain berpaspor Inggris itu dan masih percaya Carroll bisa berbuat lebih bersama 'Si Merah'.

"Banyak berita mengenai Andy, tapi Anda lihat hari ini dia bahagia berada di sini dan dia berlatih dengan sangat baik sejak dia ada di sini," sambung Rodgers.

"Faktanya adalah dia masih pemain Liverpool, dia bisa cocok dengan skema permainan saya dan dia bahagia di sini."

"Saya jelas tidak ingin menjualnya," tutup Rodgers.

Rabu, 18 Juli 2012

Suarez Ungkap Muslihat MU di Balik Kasus Evra


Striker Liverpool, Luis Suarez, tampaknya masih belum benar-benar bisa menerima sanksi atas tuduhan pelecehan rasialisme yang dilakukannya kepada pemain bertahan Manchester United, Patrice Evra. Dia kembali mengungkit kasus ini dan menumpahkan kekesalannya dalam acara televisi di kampung halamannya di Uruguay, RR Gol.

Yang mengejutkan, seperti dilansir The Sun, Suarez mengungkapkan muslihat MU dalam kasus ini sehingga publik yakin bahwa dirinyalah yang bersalah. Menurutnya, "The Red Devils" telah merekayasa sejumlah fakta yang semakin menyudutkan dirinya, terutama soal menolak jabat tangan Evra ketika kedua tim bertemu, 11 Februari lalu.

"Apa yang terjadi antara saya dan Evra di Old Trafford hanyalah kesalahpahaman. Pada faktanya, saya berpikir ini sudah diatur untuk menyerang saya lagi, sama seperti yang sudah terjadi dengan dijatuhkannya sanksi," ungkapnya seperti dilansir The Sun.

"Media di Inggris menunjukkan momen ketika saya lewat di depannya, namun mereka tidak melihat bahwa tangannya lebih rendah sebelumnya. Hanya media di Uruguay dan Spanyol menunjukkan bahwa saya ingin menjabat tangannya. Namun di Inggris, United memiliki kekuatan politik, dan Anda harus menghormatinya dan menutup mulut Anda," tuturnya kemudian.

Pemain berusia 25 tahun itu mengatakan bahwa sebelum laga itu, dia sudah berjanji kepada istri, manajer dan direktur (klub) untuk menjabat tangan Evra. Menurut Suarez, meski dirinya dihukum karena Evra, namun tak masalah baginya untuk berjabat tangan atau menyapanya.

"Saya berpikir 'kenapa tidak', jika sanksi saya telah berakhir. Saya tak punya masalah dengan Evra. Ini hanyalah soal jabat tangan dan saya tak ada masalah dengan itu," katanya.

Suarez mengaku bahwa persoalan yang membuatnya harus menanggung sanksi larangan bermain di delapan kali pertandingan itu telah menguras emosinya dan istrinya. Pemain asal Uruguay itu mengungkapkan bahwa air mata telah menjadi bagian kehidupannya saat diterpa masalah tersebut.

"Hal yang sulit yang terjadi pada saya. Saya tidak menunjukkan emosi saya di lapangan namun di luar, saya menunjukkannya, dan saya terus menangis karena persoalan Evra ini. Minggu-minggu penuh cobaan sangatlah kompleks dan saya serta istri saya terus menangis. Kemudian saya menyadari siapa orang-orang yang benar-benar mendukung saya dan siapa yang ada di dekat saya hanya karena kepentingan pribadi," ujarnya.

"Orang-orang di klub saya yakin bahwa ini adalah cara United untuk menyingkirkan saya dari tim dan menghentikan Liverpool. Saya pernah pergi ke Manchester di dalam taksi untuk percobaan. Saya bangun pukul tujuh pada pagi hari dan kembali ke rumah pukul sembilan malam. Saya letih, sangat capek dan ingin menangis dan menendang segala sesuatu di sekeliling saya. Saya kembali ke rumah ingin melakukannya, namun saya tak bisa melakukannya karena anak perempuan saya ada di sana. Itu adalah hari-hari yang melelahkan dan kemudian makin sulit setelah sanksi dijatuhkan," ungkapnya kemudian.

sumber : kompas

Minggu, 15 Juli 2012

Maxi Tinggalkan Anfield


Gelandang asal Argentina, Maxi Rodriguez, akhirnya meninggalkan Liverpool. Ia akan bergabung dengan klub di negerinya, Newell's Old Boys.

Mazi bergabung dengan Liverpool pada Januari 2010 dari Atletico Madrid.Dia sudah membela "The Reds" dalam 73 pertandingan dan mencetak 17 gol.

"Aku sudah mencoba memberikan segalanya setiap hari hingga aku menggunakan lambang Liverpool. Tetap menggunakan seragam ini (Liverpool) selama 2,5 tahun adalah kehormatan yang hebat," kata Maxi.

Pemain berumur 31 tahun ini mengawali kariernya bersama Rosario, sebelum pindah ke Spanyol untuk bergabung dengan Espanyol.

Minggu, 08 Juli 2012

Rodgers Disanjung Suarez dan Reina


Luis Suarez memberikan pujiannya kepada manajer baru Liverpool, Brendan Rodgers. Bintang asal Uruguay itu bahkan mengaku sebagai pengagum besar dari gaya permainan yang diterapkan Rodgers.

Suarez dikabarkan tengah diincar juara Serie A, Juventus. Namun, baru-baru ini sumber dekat sang pemain mengatakan, Suarez telah memutuskan untuk bertahan karena kehadiran Rodgers di Anfield.

"Aku harus katakan Swansea (City) adalah tim yang cukup mengejutkan di Premier League. Mereka selalu berusaha memainkan umpan-umpan pendek," puji Suarez.

Penjaga gawang The Reds, Pepe Reina juga melontarkan pujian bagi manajer barunya itu. "Timnya bermain baik tahun ini dengan gaya yang sama seperti kami, melakukan permainan umpan. Namun, memang lebih mudah berkata ketimbang melakukannya," tambah Reina

Rabu, 04 Juli 2012

Liverpool Siapkan £5 Juta Untuk Mark Davies


Klub sarat sejarah Liga Primer Inggris Liverpool dilaporkan siap mengajukan proposal pembelian gelandang milik Bolton Wanderers Mark Davies.

Bolton News mengklaim The Reds telah menyiapkan dana hingga £5 juta demi mengeluarkan sang playmaker kreatif itu dari Reebok stadium.

Setelah mendatangkan Keith Andrews untuk memperkuat lini tengah, manajer Bolton Owen Coyle kini menghadapi tantangan berat untuk mempertahankan jasa pemain berusia 24 tahun tersebut, terlebih mereka menyimpan ambisi besar untuk kembali ke kasta tertinggi sepakbola Inggris tahun depan. 


Sementara itu sebuah sumber dari Merseyside mengutarakan juru taktik Brendan Rodgers sudah siap melakukan negosiasi transfer terhadap pemain yang juga dibidik Aston Villa tersebut.

Rapor Pemain Liverpool Di Euro 2012


Kendati mendapatkan hasil tidak memuaskan dalam kiprah mereka di Liga Primer Inggris 2011/12, Liverpool menyumbang sembilan pemain di Piala Eropa 2012 yang berlangsung di Polandia-Ukraina.

Kesembilan pemain tersebut adalah Pepe Reina, Glen Johnson, Daniel Agger, Martin Kelly, Steven Gerrard, Stewart Downing, Jordan Henderson, Dirk Kuyt, dan Andy Carroll, Dari delapan pemain ini, hanya tiga pemain yang tidak pernah menginjakkan kaki di lapangan pertandingan, yakni Reina, Kelly, dan Downing.


Namun ada tiga nama yang mencuat sepanjang pagelaran Piala Eropa, yakni Agger, Johnson dan Gerrard. Trio ini memperlihatkan performa bagus di hajatan sepakbola Eropa empat tahunan tersebut.

Denmark memang sudah tersingkir sejak gase grup. Namun tak ada yang menyangsikan performa bagus tim Dinamit di tiga pertandingan Grup B. Mereka mengalahkan Belanda, serta memaksa Portugal dan Jerman bekerja keras untuk memetik kemenangan. Hal itu tak lepas dari performa yang diperlihatkan Daniel Agger di barisan belakang.

Penampilan Gerrard tak perlu diragukan lagi. Ia memberikan andil atas perjalanan Inggris hingga perempat-final akibat disingkirkan Italia. Bahkan performa Gerrard ini membuat namanya masuk ke dalam daftar 23 pemain skuat Euro 2012 versi UEFA. Gerrard menjadi satu-satunya pemain Inggris yang ada di daftar tersebut.

Glen Johnson bisa dibilang pemain terbaik di lini belakang Inggris. Walau membuat gol bunuh diri saat melawan Swedia, secara keseluruhan ia tampil konsisten sepanjang Piala Eropa 2012.

Minggu, 24 Juni 2012

Liverpool Incar Borini


Usai menunjuk Brendan Rodgers sebagai pelatih barunya, Liverpool mengincar bintang muda asal Italia, Fabio Borini. Ketertarikan Liverpool terhadap Borini tak lepas dari pendapat pelatih baru di Anfield itu.

Borini pernah bekerja bersama Rodgers di Swansea saat berstatus pinjaman dari Chelsea. Striker muda ini mencetak enam gol dalam 12 laga bersama "The Swans".

Seperti dilansir Footbal Italia, "The Reds" dilaporkan siap memberi penawaran terhadap Borini setelah polemik statusnya sebagai pemain Parma atau AS Roma usai. Dua klub asal Italia itu sampai pukul 19.00 waktu setempat untuk menentukan pemilik pemain berusia 21 tahun ini. Pasalnya, Borini meski berstatus pemain Parma, dia bermain untuk Roma dengan status pinjaman selama setahun.

Sebelumnya, Borini pernah bermain di klub raksasa Inggris, Chelsea, selama dua tahun, namun kontraknya tidak diperpanjang pada tahun 2011 dan pindah ke Parma dengan status bebas transfer. Kedua klub ini dinilai memperebutkannya untuk meraup penawaran segar hingga 12 juta euro.

Saat ini, Borini tengah bergabung bersama tim nasional Italia di Piala Eropa 2012. Namun, dia belum juga diturunkan hingga penyisihan Grup C usai.

Senin, 13 Februari 2012

Liverpool Harus Lupakan Kemenangan atas MU


Asisten Manajer Liverpool, Steve Clarke, mengatakan bahwa anak asuhnya harus mampu bermain all-out dan tidak mengingat pertandingan di Piala FA saat mereka mampu mengalahkan Manchester United dengan skor 2-1. Dalam duel selanjutnya, Liverpool akan kembali berhadapan dengan MU pada laga lanjutan Liga Premier Inggris, Sabtu (11/2/2012) di Old Trafford.

"Kami berhasil mengalahkan mereka dalam pertandingan kemarin. Tapi, saya tidak berpikir bahwa itu punya pengaruh pada pertandingan selanjutnya," ujar Clarke kepada Liverpoolfc.tv.

Menurutnya, setiap pertandingan yang terjadi akan berbeda. Oleh karena itu, seluruh skuad Liverpool harus bermain dengan 100 persen saat melawan MU agar dapat memperoleh tiga poin.

Mantan pemain Chelsea ini juga mengatakan bahwa pertandingan yang akan mereka hadapi nanti takkan berbeda dengan pertandingan besar lainnya yang telah mereka jalani pada musim ini. Ia juga mengaku, "The Reds" tidak akan merasa gentar saat melawan tim asuhan Sir Alex Ferguson itu.

"Kami tidak pergi ke sana dengan rasa takut. Kami bermain seperti biasa dan mencoba untuk menang dengan sikap yang baik," ujar pelatih berusia 48 tahun ini seperti dilansir dari situs remi klub.

Saat ini, Liverpool berada di peringkat ketujuh klasemen sementara Liga Inggris dengan perolehan 39 poin. Sedangkan MU tak tergeser dari posisi kedua dengan 55 poin.

Minggu, 12 Februari 2012

5 Ulah Tidak Terpuji Luis Suarez


Manajer MU, Sir Alex Ferguson menilai ia tidak layak mengenakan kostum Liverpool. MU menghantam Liverpool 2-1 pada laga seru ini.

Sebenarnya, bukan kali ini saja Suarez berulah. Sepanjang karier sepakbolanya, mantan pemain Ajax Amsterdam itu beberapa kali melakukan tindakan tidak terpuji. Sedikitnya, ada lima ulah tidak pantas yang dilakukan Suarez di atas lapangan hijau.

1. Mengigit Lawan
Peristiwa itu terjadi pada laga Ajax Amsterdam kontra PSV Eindhoven di Liga Belanda (Eredivisie), Sabtu 20 November 2010. Jelang laga berakhir, muncul keributan kecil antara pemain dua tim di tengah lapangan. Di tengah perang argumen itu, Suarez yang saat itu membela Ajax tiba-tiba menggigit bahu pemain PSV, Otman Bakkal.

Meski wasit tidak memberikan hukuman, namun Komisi Disiplin Federasi Sepakbola Belanda (KNVB) memutuskan untuk menghukum Suarez tujuh pertandingan. Usai insiden itu, Suarez sempat dijuluki 'Kanibal dari Amsterdam' oleh media massa Belanda.

2. Menahan Bola dengan Tangan
Suarez menjadi musuh nomor satu publik Ghana setelah dengan sengaja menggagalkan bola yang hampir pasti masuk ke gawang Uruguay dengan tangannya di Piala Dunia 2010 lalu. Meski Suarez diusir wasit, Ghana gagal mencetak gol tambahan karena penalti striker Ghana, Asamoah Gyan membentur mistar.

Akibatnya, Ghana gagal lolos ke semifinal karena dikalahkan Uruguay lewat adu penalti. "Apakah fans di Afrika memaafkan dia? Tidak. Karena dia masih menjadi orang yang paling dibenci di Ghana,” ujar Gyan.

3. Bertindak Rasis
Suarez dinyatakan bersalah oleh Komisi Disiplin Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) karena telah melakukan tindakan rasis terhadap bek MU, Patrice Evra dalam laga Liverpool kontra MU di Anfield, 15 Oktober 2011.

Keputusan FA dikeluarkan setelah menyelidiki laporan Evra yang mengaku telah mendapat perlakuan rasis dari Suarez. Menurut kapten MU asal Perancis itu, ucapan rasis dari mantan pemain Ajax tersebut bahkan dilakukan lebih dari 10 kali.

Alhasil pada 20 Desember 2011, FA memutuskan Suarez bersalah dan dijatuhi larangan tampil pada delapan laga Liverpool, plus denda Rp559 juta.

4. Jari Tengah kepada Suporter Fulham
Di tengah kasus rasisme yang menimpanya, Suarez tidak kapok untuk berulah. Pada laga Liverpool kontra Fulham, 3 Desember 2011, Suarez melayangkan gerak tubuh tidak pantas. Ia mengacungkan jari tengah kepada publik Fulham yang memang meneriakinya sepanjang laga seusai bertindak rasis kepada Evra.

Komite Disiplin FA pada 30 Desember 2011 dengan tegas menjatuhi Suarez sanksi larangan tampil satu laga plus denda £20.000.

5. Tolak Jabat Tangan dengan Evra
Suarez tampaknya masih menyimpan dendam terhadap tuduhan rasis Evra yang membuat dirinya dijatuhi sanksi larangan tampil delapan laga. Suarez pun menunjukkan kekecewaannya dengan tidak membalas ajakan jabat tangan Evra jelang laga MU kontra Liverpool, Sabtu malam WIB, 11 Februari 2012.
Sikap tak terpuji Suarez dibalas rekan setim Evra, Rio Ferdinand yang menolak berjabat tangan dengan striker Uruguay itu. Ferdinand pantas melakukannya karena adiknya, Anton yang juga bek QPR, juga menjadi korban tindakan rasis bek Chelsea, John Terry. (one)
• VIVAbola

Isla Dikaitkan dengan Liverpool


Liverpool sudah mengambil langkah untuk menambah kakuatan skuadnya untuk musim depan. Pemain yang sekarang dikabarkan tengah diincar oleh The Reds, julukan Liverpool, ialah Mauricio Isla.

Rumor itu dibenarkan oleh agen pemain Udinese tersebut, Leonardo Rodriguez. Menurutnya, selain sejumlah klub Serie A, saat ini Isla tengah dipantau oleh Liverpool.

"Yang saya tahu Isla sedang diamati terus oleh Liverpool dan beberapa klub Italia," kata Rodriguez dikutip Football Italia, Minggu, 12 Februari 2012.

Rodriguez sejauh ini belum bisa menjelaskan sudah sejauh mana tahap ketertarikan tim besutan Kenny Dalglish kepada kliennya itu. Bahkan, dia juga belum tahu apakah Liverpool telah mengontak Udinese, selaku pemilik, untuk menanyakan status Isla.

Pada bursa transfer tengah musim kemarin, sempat mencuat kabar bahwa Liverpool telah menyiapkan tawaran senilai 15 juta euro untuk memboyong Isla dari Friuli. Sayang, negosiasi antar kedua pihak tidak pernah terjadi sampai batas waktu kepindahan pemain selesai.

"Saya tidak tahu apakah tim-tim itu telah menghubungi Udinese," lanjut Rodriguez.
Sejauh ini dua klub Italia yang santer dihubung-hubungkan dengan punggawa timas Chile itu adalah Juventus dan AS Roma. Isla menjadi salah satu motor serangan Udinese setelah hengkangnya Alexis Sanchez ke Barcelona pada awal musim.