Minggu, 12 Februari 2012

5 Ulah Tidak Terpuji Luis Suarez


Manajer MU, Sir Alex Ferguson menilai ia tidak layak mengenakan kostum Liverpool. MU menghantam Liverpool 2-1 pada laga seru ini.

Sebenarnya, bukan kali ini saja Suarez berulah. Sepanjang karier sepakbolanya, mantan pemain Ajax Amsterdam itu beberapa kali melakukan tindakan tidak terpuji. Sedikitnya, ada lima ulah tidak pantas yang dilakukan Suarez di atas lapangan hijau.

1. Mengigit Lawan
Peristiwa itu terjadi pada laga Ajax Amsterdam kontra PSV Eindhoven di Liga Belanda (Eredivisie), Sabtu 20 November 2010. Jelang laga berakhir, muncul keributan kecil antara pemain dua tim di tengah lapangan. Di tengah perang argumen itu, Suarez yang saat itu membela Ajax tiba-tiba menggigit bahu pemain PSV, Otman Bakkal.

Meski wasit tidak memberikan hukuman, namun Komisi Disiplin Federasi Sepakbola Belanda (KNVB) memutuskan untuk menghukum Suarez tujuh pertandingan. Usai insiden itu, Suarez sempat dijuluki 'Kanibal dari Amsterdam' oleh media massa Belanda.

2. Menahan Bola dengan Tangan
Suarez menjadi musuh nomor satu publik Ghana setelah dengan sengaja menggagalkan bola yang hampir pasti masuk ke gawang Uruguay dengan tangannya di Piala Dunia 2010 lalu. Meski Suarez diusir wasit, Ghana gagal mencetak gol tambahan karena penalti striker Ghana, Asamoah Gyan membentur mistar.

Akibatnya, Ghana gagal lolos ke semifinal karena dikalahkan Uruguay lewat adu penalti. "Apakah fans di Afrika memaafkan dia? Tidak. Karena dia masih menjadi orang yang paling dibenci di Ghana,” ujar Gyan.

3. Bertindak Rasis
Suarez dinyatakan bersalah oleh Komisi Disiplin Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) karena telah melakukan tindakan rasis terhadap bek MU, Patrice Evra dalam laga Liverpool kontra MU di Anfield, 15 Oktober 2011.

Keputusan FA dikeluarkan setelah menyelidiki laporan Evra yang mengaku telah mendapat perlakuan rasis dari Suarez. Menurut kapten MU asal Perancis itu, ucapan rasis dari mantan pemain Ajax tersebut bahkan dilakukan lebih dari 10 kali.

Alhasil pada 20 Desember 2011, FA memutuskan Suarez bersalah dan dijatuhi larangan tampil pada delapan laga Liverpool, plus denda Rp559 juta.

4. Jari Tengah kepada Suporter Fulham
Di tengah kasus rasisme yang menimpanya, Suarez tidak kapok untuk berulah. Pada laga Liverpool kontra Fulham, 3 Desember 2011, Suarez melayangkan gerak tubuh tidak pantas. Ia mengacungkan jari tengah kepada publik Fulham yang memang meneriakinya sepanjang laga seusai bertindak rasis kepada Evra.

Komite Disiplin FA pada 30 Desember 2011 dengan tegas menjatuhi Suarez sanksi larangan tampil satu laga plus denda £20.000.

5. Tolak Jabat Tangan dengan Evra
Suarez tampaknya masih menyimpan dendam terhadap tuduhan rasis Evra yang membuat dirinya dijatuhi sanksi larangan tampil delapan laga. Suarez pun menunjukkan kekecewaannya dengan tidak membalas ajakan jabat tangan Evra jelang laga MU kontra Liverpool, Sabtu malam WIB, 11 Februari 2012.
Sikap tak terpuji Suarez dibalas rekan setim Evra, Rio Ferdinand yang menolak berjabat tangan dengan striker Uruguay itu. Ferdinand pantas melakukannya karena adiknya, Anton yang juga bek QPR, juga menjadi korban tindakan rasis bek Chelsea, John Terry. (one)
• VIVAbola

Artikel Terkait:

0 komentar:

Posting Komentar